one day, you will know ..

Sabtu, 07 September 2013

Over Thingking Can Destroy Everything




-Satu hal yang aku pelajari dari semua ini ialah dengan emosi tidak akan menyelesaikan masalah yang dihadapi tapi justru membuat masalah itu semakin besar-

"Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekkan kecil , sang korek api langsung terbakar." Kalimat ini kudapatkan dari bbm seorang sahabat dekatku.

Mungkin sikapku belakangan ini seperti korek api. Punya kepala tapi tak punya otak, makanya sikapku belakangan ini jadi sangat menyebalkan dan membuat lelakiku sungguh merasa tidak nyaman. Mungkin bukan saja dia, tapi yang disekitarku yang menjadi pelampiasan amarah dan amukkanku pun ikut tidak nyaman.

Ah bodohnya aku .. ini bukan bermaksud merendahkan diriku sendiri. Tapi memang benar kali ini aku benar-benar terlalu ditenggelamkan emosiku. Akhirnya semua pikiran positifku yang awalnya telah aku bangun, dalam sekali terpaan semuanya rubuh. Kekokohan yang sejak dulu kubangun rapuh tanpa kusadari aku melukai banyak orang termasuk diriku sendiri.

Ternyata aku dengan segala kebodohanku terpengaruh dengan hebatnya emosiku bahkan aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri yang sedang kalut.

Ternyata ketika aku sedang emosi entah karena itu tak ada kabar darinya, atau karena aku yang membenci merasa seperti aku sedang diabaikan saja, ah .. apapun itu sudah merusak semingguku ini bersamanya melakukan waktu yang hebat.

Emosiku yang sesaat semuanya tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. Justru semakin besar. Hasilnya aku menyakiti lelakiku, dan menyakiti yang disekitarku.

Setelah meredam emosiku, dan kami saling bertukar pikiran dan isi hati, mengeluarkan segala yang kami rasakan seminggu ini .. ternyata semuanya berawal dari pikiran negatifku tentangnya. Ya jujur kuakui, waktu itu lelakiku sudah mengatakan saking sibuknya mengurus pengurusannya di kampus jadi melupakan ulang tahun mamaku, tapi aku sudah terpengaruh dengan pikiran negatifku dan emosiku yang langsung meledak-ledak tanpa berpikir panjang kata-kata yang aku keluarkan ternyata membuat lelakiku tak nyaman dan ujungnya aku malah menyakitiku sendiri.

Ternyata pikiran negatifku, kata-kataku dan emosiku adalah yang paling membunuh diriku sendiri. Semua takan menyelesaikan masalah menjadi baik setelah kulepaskan emosiku tapi mengacaukannya. Akulah yang menjadi penyebab semua ini.

Mungkin aku yang terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berpikir. Tepatnya memikirkannya hingga saat ada hal kecil yang sebenarnya tak menjadi masalah, aku malah memperbesar-besarkannya dan malah semakin mengacaukannya saat aku tahu hal-hal yang menyakitkan karena terpengaruh emosiku.

Dengan ini aku belajar bahwa emosiku tidak akan menyelesaikan masalahku.
Jadi mungkin sekarang aku harus belajar tetap tenang, mengontrol emosiku sendiri dan tidak langsung terpengaruh begitu mendengar hal-hal yang tidak menyenangkan.
 
*to My Boyfriend : I'm so sorry, I love you, I miss you, I need you, please I never want to lost you, I want you to come back for me .. I promise you!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar