Hei kau yang kuberi nama lelakiku ..
Aku ingin bercerita kepadamu tentang beberapa hal yang menjadi pikiranku yang terasa hampir membunuhku.
Aku ingin bercerita kepadamu tentang beberapa hal yang menjadi pikiranku yang terasa hampir membunuhku.
Ternyata cara yang ingin aku gunakan saat aku merindukanmu tidak semudah aku membalikkan telapak tangan, tidak semudah apa yang telah aku tulis kemarin, dan tidak semudah apa yang kuucapkan. Bicara memang gampang tapi saat aku sedang merindukanmu, rasanya aku benar-benar sedang menggilai sesuatu yang bernama membunuh waktu bersama ..
Aku benar-benar sedang kalut dengan kerinduanku ini saat kamu seolah tak menjawab kerinduanku dengan cara yang sama seperti yang aku lakukan .. ah, entahlah sudah hampir dua hari ini aku kalut dengan kerinduan yang tak terobati.
Bukankah menurutmu akhir-akhir ini aku egois?
Aku menjadi sosok wanitamu yang kembali sering mengeluh,
Aku menjadi sosok wanitamu yang gampang marah,
Entah itu karena aku mendekati masa PMSku ataukah karena aku yang memang terlalu kekanak-kanakkan.
Tapi apapun itu, sangat tidak nyaman bukan?
Aku rasa jawabanmu adalah iya!
Karena bila aku ada di posisimu pun aku akan mengatakan hal yang sama ..
Kau tahu .. akhir-akhir ini aku sering berpikiran "Bagaimana kalau kau disana sedang ini dan itu"
Sesuatu seperti itu seolah merasukiku, membuat aku menjadi gila dan itu hampir membunuhku.
Semua tidak lain karena aku sangat merindukanmu ..
Tapi semuanya seolah tak berpihak padaku akhir-akhir ini, itu sebabnya aku menjadi menjengkelkan dan membuatmu tidak nyaman dengan kata-kataku bahkan pertanyaan-pertanyaanku yang menyudutkanmu. Saking kalutnya aku .. aku bahkan lupa untuk membahagiakanmu. Maaf .. Tapi aku benar-benar tak tahu lagi apa yang terjadi padaku, sehingga aku benaR-benar menggilai ini semua !
Aku merindukanmu.
Tolong mengertilah ..
Jangan memaksaku untuk mulai memaki jarak dan waktu, memaki kamu yang selalu merajai isi kepalaku dan selalu mondar-mondir di pikiranku, atau memaki diriku sendiri yang menggilai sesuatu yang bernama rindu yang bahkan bisa menyakitiku dengan kekecewaan.
Aku sangat merindukanmu ..
Aku benar-benar merindukanmu ..
Aku benar-benar sedang kalut dengan kerinduanku ini saat kamu seolah tak menjawab kerinduanku dengan cara yang sama seperti yang aku lakukan .. ah, entahlah sudah hampir dua hari ini aku kalut dengan kerinduan yang tak terobati.
Bukankah menurutmu akhir-akhir ini aku egois?
Aku menjadi sosok wanitamu yang kembali sering mengeluh,
Aku menjadi sosok wanitamu yang gampang marah,
Entah itu karena aku mendekati masa PMSku ataukah karena aku yang memang terlalu kekanak-kanakkan.
Tapi apapun itu, sangat tidak nyaman bukan?
Aku rasa jawabanmu adalah iya!
Karena bila aku ada di posisimu pun aku akan mengatakan hal yang sama ..
Kau tahu .. akhir-akhir ini aku sering berpikiran "Bagaimana kalau kau disana sedang ini dan itu"
Sesuatu seperti itu seolah merasukiku, membuat aku menjadi gila dan itu hampir membunuhku.
Semua tidak lain karena aku sangat merindukanmu ..
Tapi semuanya seolah tak berpihak padaku akhir-akhir ini, itu sebabnya aku menjadi menjengkelkan dan membuatmu tidak nyaman dengan kata-kataku bahkan pertanyaan-pertanyaanku yang menyudutkanmu. Saking kalutnya aku .. aku bahkan lupa untuk membahagiakanmu. Maaf .. Tapi aku benar-benar tak tahu lagi apa yang terjadi padaku, sehingga aku benaR-benar menggilai ini semua !
Aku merindukanmu.
Tolong mengertilah ..
Jangan memaksaku untuk mulai memaki jarak dan waktu, memaki kamu yang selalu merajai isi kepalaku dan selalu mondar-mondir di pikiranku, atau memaki diriku sendiri yang menggilai sesuatu yang bernama rindu yang bahkan bisa menyakitiku dengan kekecewaan.
Aku sangat merindukanmu ..
Aku benar-benar merindukanmu ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar