one day, you will know ..

Jumat, 06 September 2013

Mengapa Aku Harus Peduli, Sementara Kamu Tidak?

Kamu tahu kamu adalah satu-satunya pria yang kuberi nama lelakiku.
Karena kamu adalah pria yang kuberharap akulah yang menjadi wanita masa depanmu, istri yang baik dan ibu dari anak-anak kita nantinya.

Tapi sudah jalan sejauh ini .. ternyata kau menyia-nyiakanku saja.

Kau tahu saat kau sudah tak mau meminta maaf dan mempertahankanku, itu menambah satu luka dihatiku. Tapi aku berusaha bangkit dari lukaku dan melakukan hal yang sama. Mengapa kau bisa sementara aku tidak?
Aku harus bisa melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan kepadaku!

Kau tahu .. siang ini, sebuah BBM masuk ke chattku. Dari seorang kakak yang telah kuanggap sebagai kakakku sendiri. Dia bilang, "Kamu mengirim sms semalam kepadanya tentang kamu yang jatuh dari motor."

Kau tahu .. itu lebih menambah satu luka dihatiku.
Mengapa?
Karena aku sadar kamu ternyata mengabaikanku saja selama ini.
Selama ini aku hanya kira, pertengkaran kita hanyalah karena emosi sesaat kita dan ego kita. Ternyata kamu benar-benar melepaskanku. Ah, bodohnya aku! Aku ingin menertawakan diriku sekeras mungkin. Karena kebodohanku yang terlalu baik dan terlalu menyayangimu sekarang setelah semua yang telah kuberikan padamu tanpa melewatkan satupun ternyata semuanya kamu benar-benar menghempaskannya dan menginjak-menginjaknya.

Sekarang .. 

Aku baru sadar sesadar-sadarnya .. ini hanyalah habis manis dibuang. Okeh baiklah terima kasih. Untuk setiap perbuatan pasti akan ada balasannya. Kamu yang menabur benihnya jadi tunggulah saatnya kamu akan menuainya pula. Itulah yang kusebut sebagai karma.

Mengapa aku harus mempedulikan lelaki yang telah mengkhianatiku?

Mengapa aku harus mempedulikan lelaki yang bahkan tak pernah peduli tentangku? Pernahkah lelaki itu mempedulikanku?

Mengapa aku harus mempedulikan lelaki yang tak pernah membalas rasa cinta, pengorbanan yang besar, dan kesetiaan yang tulus?

Mengapa aku harus mempedulikan semua tentang lelaki itu meski dia tak pernah peduli dan ingat tentangku dan padaku? Haruskah aku?

Jawabannya sekarang adalah TIDAK ! Aku terlalu baik .. aku terlalu sayang tapi lelaki itu terlalu MENYIA-NYIAKANKU SAJA ! Percuma aku peduli.

Toh sudah terbukti bukan? Kamu hanya mengabaikanku. Selama ini kamu tak pernah menganggapku ada atau sesuatu bagimu.
Kamu hanya menggunakanku sebagai alat mendapatkan kepuasanmu semata!
Buktinya kamu lebih memelilih memberitakan kepada orang lain tetapi kepadaku tidak.

Ini akan kuterima ..
Tapi suatu saat kamu akan mendapatkan apa yang kusebut karma dan jangan pernah menyesalinya. Terima sajalah seperti aku menerima perlakuanmu ini. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar