one day, you will know ..

Kamis, 04 September 2014

Tentang Masa Lalu yang Masih Kutahan Sakitnya Sendiri

 
Entah kenapa aku ingin saja menulis kembali tentang masa laluku 
Entah kenapa hari ini aku kembali teringat tentangnya 
Entah kenapa tiap aku melihat sekitarku, mataku masih mampu menangkap bayangnya 
Entah kenapa aku memikirkannya. 
Entahlah ..

Untuk sesaat aku tak sadar aku menggigit kuku jari tanganku sendiri. 
Pikiranku gelisah .. Hatiku sedih .. 
Hilang, iya mungkin kata itu lebih tepat menggambarkan isi hatiku. 
Aku merasa ada yang kosong, 
Aku merasa hilang arah, 
Aku tak punya tujuan seperti dulu. Bahkan jika aku masih punya tujuan tapi tujuan itu tak sama lagi seperti dulu. Maksudku tujuan yang selalu mampu bisa memberi warna dikehidupanku, tujuan yang bahkan dalam sehari bisa membuat kupu-kupu berterbangan diperutku sekaligus bisa membuatku merasa seperti ada belati yang menancap dijantungku. Kini tak lagi sama .. 

"Hadirmu hanya sekilas dihidupku namun meninggalkan luka tak terhapus oleh waktu. 
Tertawa hanya tuk tenangkan jiwa namun yang kurasa hampa semua hilang tak tersisa. 

Reff : 
Bayangkan .. Rasakan .. 
Bila semua berbalik kepadamu. 
Bayangkan .. Rasakan .. 
Bila kelak kau yang jadi diriku. 

Terdiam ditengah heningnya malam mencoba tuk memaafkan dan lupakan kesedihan. 
Maaf sangat sulit kau ucapkan, selalu ada pembenaran atas hal yang kau lakukan.*reff"

Lagu ini mengingatkanku .. 
Lagu ini bukan hanya mampu membelah pelindungku, yang kupikir kokoh
Lagu ini mampu memecah keceriaanku menjadi tangisku. 

Aku menangis diam-diam dalam hati setiap mendengar lagu ini, 
Bahkan disela kesibukkanku, 
Bahkan disela keceriaanku, tawaku, senyumku .. Aku menahan semuanya disini, dihatiku. 
Bagiku lebih baik aku menahan sakitku, menahan airmataku, berusaha untuk tak menangis didepan mereka, apalagi sampai ada yang mendapatiku sedang menangis. Aku berusaha sekokoh mungkin. 
Ini yang menyebabkan hatiku luka .. Hatiku sakit .. Hatiku berteriak .. Hatiku menangis. 

Aku terluka karena cinta .. Cinta yang terlalu dalam kepadanya. 
Aku terluka karena begitu mencintainya dengan rasa yang tulus. 
Sehingga akhirnya hatiku mau disembuhkan bagaimana pun, tetap saja luka. Seperti lirik lagu ini. 

Dia itu masa laluku, 
Dia yang hadir pernah sempat bertahan menahun denganku, namun dia juga yang membuatku luka sampai detik ini. 
Entah ini luka karena cintaku saja atau juga karena harapanku yang kususun bertahun-tahun dengannya tiba-tiba hancur begitu saja tanpa sedikit perjuangan darinya untukku, setidaknya untuk kami. Mungkin aku kecewa pada diriku sendiri, kecewa pada harapanku yang terlalu dalam juga hingga sampai saat ini aku masih terluka oleh dia. 

Mungkin aku termasuk orang yang bodoh .. 
Entah bodoh karena mencintai seseorang dengan begitu tulus dan dalam. 
Entah bodoh karena menahan sakit sendirian, 
ataukah bodoh karena diriku sendiri. 

Hai masa laluku .. 
Andai kau yang jadi diriku, apakah kau masih sanggup menahan sakit ini? 

Kuakui sebenarnya aku tak mampu. Aku hanya bertindak seolah aku mampu menahan rasa sakit dari masa laluku sendirian. Bahkan hingga kakiku goyah, tanganku gemetar, tetap akan kutahan sakitnya sendiri. 
Lalu kau takan pernah tahu sampai dimana kemampuanku bisa menahan semuanya sendiri meski tanpa hadirmu .. meski luka, meski hilang, meski hancur, meski menangis. Aku masih tak masalah. 

Andai saja kau tahu isi hatiku kepadamu .. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar