one day, you will know ..

Minggu, 23 Maret 2014

Perihal "CINTA"



L.O.V.E isn't fucking easy..
 
 Perihal cinta .. banyak definisi cinta diluar sana. Kata orang, "Cinta itu adalah bagaimana kamu menjaga hatimu meski seseorang yang kamu cintai itu telah dimiliki oleh orang lain." Definisi ini yang paling aku sukai, entahlah .. sepertinya tiap kalimatnya mempunyai makna yang berarti karena tepat mengena pada hatiku.

Cinta yang membuat bahagia adalah ketika kamu dan dia seperti dua orang aneh yang jatuh cinta, dua orang bodoh yang saling mencintai sehingga tak mampu melihat ada yang lain. Cinta itu seperti saat kalian sama-sama saling menemukan, dan memutuskan untuk berhenti mencari peluang yang lain yang mungkin saja lebih baik. Cinta itu adalah ketika kalian mulai lupa untuk berpisah. Ia yang membuat kalian saling merindukan, saling mendoakan, saling membahagiakan, saling menutupi tiap kekurangan dengan kelebihan kalian, saling memaafkan ketika ada masalah, tak mempedulikan masa lalu kalian dan memprioritaskan masa kini kalian dan masa depan kalian bersama. Cinta itu tidak perlu ada kata tanya. Ketika kamu jatuh cinta, kamu merasa seperti logika jauh dari harapan dan tidak realistis, tapi pada kenyataannya cinta membuat kamu merasakan keindahan yang membuat tiap degub jantung seolah memanggil nama seseorang yang kamu cintai. Cinta seolah menjadi nafasmu saat kamu benar-benar mencintai seseorang. 

Cinta adalah bagaimana kalian menghabiskan tiap waktu kalian bersama, entah itu menangis bersama, tertawa bersama, bahagia bersama atau sederetan waktu yang kalian punya. Jika jarak dan waktu memisahkan kalian pun bukankah cinta masih bisa mengeratkan kalian? Cinta tak peduli seberapa jauhnya ribuan kilometer jarak kalian terpisah atau waktu yang menghalangi sehingga kalian hanya bisa saling bersua melepaskan tiap rindu yang tertumpuk dihati dengan sebutan "Kadang-kadang." Cinta adalah bagaimana kalian jauh namun masih tetap menyimpan satu nama dihati dan berusaha menunggu waktu yang tepat untuk menyatukan kalian bersama kembali menikmati tiap waktu. 

Cinta memang seringkali menghadirkan bahagia, namun tak jarang juga mendatangkan luka. Luka yang dalam ketika kamu mulai mencintai seseorang terlanjur terlalu dalam dan dia memberi kamu luka yang membuat kamu menangis. Pertanyaannya, "Apakah itu masih disebut sebagai cinta meski terluka?" Jujur saja aku merenungkan pertanyaan ini ditiap waktu. Mengapa kita harus mencintai seseorang yang justru membuat kita terluka? Aku tak tahu bagaimana menjabarkan jawabanku. Tapi hei .. aku pribadi pernah mencintai seseorang bahkan terlalu dalam mencintainya, pernah menangis bahkan berkali-kali entah itu karena pikiranku sendiri tentangnya atau memang dia yang membuat aku menangis dengan sikapnya maksudku pengabaiannya karena secara naluriah seorang cewek, cewek itu sangat benci ketika dia diabaikan, dicueki dan sejenisnya. Aku pernah terluka, bukan sekali tapi bisa dikatakan berulang kali hanya karena cintaku yang terlalu dalam sehingga aku menjadi paranoid, takut kalau aku kehilangannya sehingga sering menyudutkannya dengan berbagai pertanyaan atau permintaan yang tak ada kata hentinya. Sering aku menjadi kekanak-kanakkan karena begini dan begitu. Masih banyak hal yang tak mungkin juga aku jabarkan secara rinci satu per satu. Dari setiap kesalahan yang dibuatnya, selalu ada maaf dariku. Secara logika, aku pun merasa heran dengan diriku yang bahkan mampu memaafkan seseorang meski sudah sangat tersakiti olehnya tapi berulangkali aku mencoba memikirkannya mungkin ini yang namanya cinta. Meski seseorang yang kita cintai membuat kita terluka, sesakit apapun itu selalu ada kata maaf baginya. Karena cinta itu bukan cuma perkara aku sayang kamu, aku merindukanmu, aku membutuhkanmu, dan sederetan aku terhadap kamu! Tapi cinta juga soal pemaafan bagi dia yang kita cintai. 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar