Aku tak tahu harus menulis apa lagi disini untuk menyampaikan sejuta perasaanku padamu, jadi kucoba saja dengan menyusun rentetan kata-kata yang tengah merajai otakku. Kata-kata itu berkisar tentang kokohnya aku mempertahankan kita.
"Tak ada lagi yang bisa aku sampaikan padamu selain kata rindu .. Tak ada lagi yang ingin aku lihat selain sosok tubuhmu yang nyata tepat didepanku." gumamku dalam hati.
"Tak ada lagi yang bisa aku sampaikan padamu selain kata rindu .. Tak ada lagi yang ingin aku lihat selain sosok tubuhmu yang nyata tepat didepanku." gumamku dalam hati.
Aku tersenyum sejenak sambil kususun rentetan kata yang berbaris rapi didalam otakku. "Mungkin aku memang bodoh berusaha kokoh mempertahankan hubungan kami meski kami terpisah oleh ribuan kilometer jarak dan bahkan ribuan detik zona waktu. Tapi itu adalah bukti kesetiaanku dan cintaku yang tulus padanya." jawabku.
Setiap orang yang melihatku berkata, "Ketika kau jauh darinya, kau memeliki kesempatan berselingkuh yang sangat besar. Kau tahu hal apa yang terbaik? Itu adalah kau memiliki ruang yang luas tanpanya."
Aku tertawa geli menatap mereka. Apakah aku yang bodoh ataukah mereka? Entahlah ..
Aku menjawab pertanyaan mereka dengan tegas, "Mungkin aku memiliki kesempatan berselingkuh yang sangat besar tapi bagiku dia satu-satunya lelaki sekalipun kalian menempatkan aku seorang diri ditengah ribuan lelaki lainnya. Mungkin benar adanya aku memiliki ruang yang luas tanpanya. Tapi semua terasa percuma saja karena aku hanya merasa kehilangan seseorang yang aku rindukan dan kau tahu orang itu adalah dia yang aku cintai."
Banyak dari mereka yang menjalani hubungan terpisahkan oleh jarak memilih untuk berselingkuh. Dengan setegas-tegasnya aku tidak seperti itu! Aku bukan salah satu dari mereka yang menempatkan pihak ketiga sebagai batu sandungan.
Meski terkadang aku kalut dengan rindu yang semakin hari semakin menjalar disetiap denyut nadiku, rindu yang setiap malam selalu menghantui pikiranku dengan kamu yang selalu mondar-mandir dipikiranku, tapi aku berusaha tegar dan tenang karena aku yakin pada hebatnya cinta kita.
Kau tahu dari semua itu aku belajar sesuatu, "Jarak ini menguji cinta kita. Jarak ini mengajarkan kita artinya untuk bersabar dan belajar setia."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar