Aku mencintaimu tanpa alasan ini dan itu.
Aku merindukanmu tanpa harus begini dan begitu.
Aku membutuhkanmu tanpa ingin tahu ini dan itu.
Sebut saja aku gila!
Sebut saja aku gila karena tak ingin pergi darimu, ingin selalu disisimu menjadi sesuatu yang bisa selalu kau sentuh.
Sebut saja aku gila dengan keegoisanku aku terus menginginkan tuk berdiam dengan tenang didalam hatimu hanya seorang diri.
Sebut saja aku gila karena aku telah begitu menginginkan untuk menjadi bagian dari hidupmu dan duniamu, bagian dari masa depanmu.
Sebut saja aku gila karena menginginkan disetiap hembusan nafasmu hanya berhembus namaku!
Mungkin aku benar-benar sudah gila! Kegilaan ini yang membuat aku terasa lebih menyukai hidupku yang sekarang ketimbang hidupku yang dulu, karena ada kamu.
Aku menyukai tatapan dari kedua bola mata indahmu.
Aku menyukai senyuman dibelahan bibir indahmu.
Aku menyukai suaramu.
Aku menyukai wangi parfum diseluruh tubuhmu.
Aku menyukai hangatnya dekapanmu.
Aku menyukai tingkahmu.
Aku membutuhkanmu tanpa ingin tahu ini dan itu.
Sebut saja aku gila!
Sebut saja aku gila karena tak ingin pergi darimu, ingin selalu disisimu menjadi sesuatu yang bisa selalu kau sentuh.
Sebut saja aku gila dengan keegoisanku aku terus menginginkan tuk berdiam dengan tenang didalam hatimu hanya seorang diri.
Sebut saja aku gila karena aku telah begitu menginginkan untuk menjadi bagian dari hidupmu dan duniamu, bagian dari masa depanmu.
Sebut saja aku gila karena menginginkan disetiap hembusan nafasmu hanya berhembus namaku!
Mungkin aku benar-benar sudah gila! Kegilaan ini yang membuat aku terasa lebih menyukai hidupku yang sekarang ketimbang hidupku yang dulu, karena ada kamu.
Aku menyukai tatapan dari kedua bola mata indahmu.
Aku menyukai senyuman dibelahan bibir indahmu.
Aku menyukai suaramu.
Aku menyukai wangi parfum diseluruh tubuhmu.
Aku menyukai hangatnya dekapanmu.
Aku menyukai tingkahmu.
Aku menyukai caramu membuatku tertawa.
Bahkan aku menyukai caramu membuatku sedih, kecewa, dan marah. Ini gila bukan?
Sangat jelas aku menyukai masa ini, masa-masa dimana aku menjadi milikmu dan masa-masa dimana kamu menjadi milikku.
Aku sudah sangat gila ketika setiap saat kita bertengkar atau hilang kabarmu, selalu aku teteskan saja air mataku. Ini gila bukan?
Aku pun seolah gila saat aku ada dalam situasi yang tak mendukung perasaanku lalu mengecewakanmu, menyakitimu bahkan pernah membuat kamu harus menangis dihadapanku. Kau tahu, saat itu rasanya aku adalah orang tergila sedunia karena membuatmu seperti itu.
Lebih gila dari semuanya, di dalam setiap doaku terdengar sedikit memaksa Tuhanku untuk mengabulkan keinginanku, harapanku dan impianku tuk bersama dirimu, ya menjadi pendamping hidupmu sampai nanti.
Ini kegilaanku ..
Tapi kau tahu, aku semakin menyayangimu sampai nanti.
Bahkan aku menyukai caramu membuatku sedih, kecewa, dan marah. Ini gila bukan?
Sangat jelas aku menyukai masa ini, masa-masa dimana aku menjadi milikmu dan masa-masa dimana kamu menjadi milikku.
Aku sudah sangat gila ketika setiap saat kita bertengkar atau hilang kabarmu, selalu aku teteskan saja air mataku. Ini gila bukan?
Aku pun seolah gila saat aku ada dalam situasi yang tak mendukung perasaanku lalu mengecewakanmu, menyakitimu bahkan pernah membuat kamu harus menangis dihadapanku. Kau tahu, saat itu rasanya aku adalah orang tergila sedunia karena membuatmu seperti itu.
Lebih gila dari semuanya, di dalam setiap doaku terdengar sedikit memaksa Tuhanku untuk mengabulkan keinginanku, harapanku dan impianku tuk bersama dirimu, ya menjadi pendamping hidupmu sampai nanti.
Ini kegilaanku ..
Tapi kau tahu, aku semakin menyayangimu sampai nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar