Kurasa dari sekian lama waktu yang terlewati,
Aku sudah tiba dititik jenuhAku sudah sampai pada puncak lelah-ku
Kesabaranku sudah mencapai batasan manusia.
Mau bagaimana lagi? Aku hanya manusia biasa yang mencintai lelaki sepertimu.
Dari sekian kalimat yang kutulis agar kau mengerti
Dari sekian kata yang kuucap agar kau pahami
Tetap saja aku tak berarti
Telah lama aku berlari meski samar-samar kuikuti langkah kakimu
Telah lama aku hidup dalam kotak yang kau tinggalkan
Namun kau masih dengan dunia tanpa aku
Setiap saat jika aku rindu, kau kucari
Tapi tak kutemukan dirimu
Setiap saat jika aku butuh, kau kucari
Tapi tak kutemukan pula dirimu
Rasanya logikaku sudah mati, hingga aku masih menggilai seseorang seperti kamu.
Pernah kucoba mencintai seseorang yang lain,
Pernah kucoba mencari sosokmu dari dia,
Ah, rasanya sia-sia saja aku berada disisi orang lain tapi hatiku masih bertahan untuk mencintaimu
Tanpa kusadari, hatiku juga ikut mati bersama hilangnya logika-ku.
Benar bahwa aku mencintaimu
Tapi aku rasa ini sudah cukup untuk berlari mengikutimu
Aku rasa ini sudah cukup untuk menunggumu kembali
Tetap saja kau memaksa pergi
Lebih menyakitkan bila karena keegoisanku, aku tak bisa membiarkanmu pergi saja.
Sudah .. Sudahi saja semua ini
Aku lelah, aku jenuh, aku terluka
Aku tak bisa lagi mencarimu dan memaksamu untuk tinggal bila sedari awal kau tak berniat untuk menetap.
Sudah .. ini sudah cukup bagiku.
Aku memahamimu
Kebahagian yang tak pernah kautemukan dariku itu,
Silahkan mencari dan menemukannya pada wanita lain yang lebih pantas untukmu.
Aku pergi ..
Selamat tinggal lelaki yang (pernah) kucintai
***
Apalah (Arti menunggu) voc. Raisa
Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
*Namun kurasa cukup kumenunggu,
Semua rasa t'lah hilang.
Sekarang aku tersadar, cinta yang kutunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu bila kamu tak cinta lagi? *ulang
Dahulu kaulah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada dihatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu kumenunggu semua cinta yang semu
Sekarang aku tersadar, cinta yang kutunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu bila kamu tak cinta lagi?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar