one day, you will know ..

Sabtu, 12 April 2014

Titik Kejenuhan Hidupku


Ada saatnya seseorang yang kuat, bisa menangis dihadapanmu.
Ada saatnya seseorang yang kau tahu dia tegar menghadapi segala sesuatu dengan senyuman, bisa rapuh. 
Semuanya akan ada fase dimana seseorang tiba disatu titik kejenuhan. 

Kau pasti pernah terjatuh bukan? dan kau tahu sakit saat jatuh itu sakit! 
Bedanya saat hatimu yang terjatuh. Maksudku bukan jatuh cinta tapi jatuh, ya jatuh saat kau terpuruk, jatuh saat kau merasa kesepian, jatuh saat kau merasa sendiri, jatuh saat kau merasa segala sesuatu yang ada tak berpihak padamu, jatuh saat kamu merasa hatimu diremukkan, jatuh saat kamu tiba berada dititik yang sering disebut jenuh. 

Lalu saat kamu ada dititik itu, semua yang mendukungmu, semua yang berada disekitarmu, kamu merasa meraka tak ada gunanya. Karena sesungguhnya kamu mengaharapkan dia .. ya dia yang membuat hatimu mencinta sedalamnya, dia yang membuat kamu menangis namun jauh didalam hatimu dan dirimu kamu sangat membutuhkannya. Kamu butuh dia tuk ada kembali jadi penyemangat hidupmu saat kamu terpuruk seperti ini. Tapi pertanyaannya, apakah dia peduli padamu? Aku rasa jika dia sudah pergi dari hidupmu, mungkin saja seseorang itu sudah tak mempedulikan apapun tentangmu lagi. Ah, atauhkah kamu punya pendapat berbeda?

Bagiku, dia yang memilih pergi tanpa melihat hatimu meski kadang tingkahmu bodoh adalah dia yang tak mencintaimu sama sekali. 

Tapi bagaimana jika seseorang seperti itu masih kamu harapkan? dan semuanya terasa hampa tanpanya. 
Lalu semuanya menjadi satu penyakit yang menggerogoti tubuhmu, menusuk hatimu dan membuat kamu terpuruk sendiri bersama dengan masalah lain yang kamu hadapi. 

Kamu pernah merasakannya?
 
Sekarang ini aku sedang merasakannya .. dan kuharap dia yang ada menyemangatiku dari belakang dan berdiri disampingku tapi itu percuma saja bukan? Percuma saat kamu masih mengharapkan dia yang jelas tak mencintaimu sama sekali atau tak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar