one day, you will know ..

Sabtu, 19 Oktober 2013

Kita, Rindu, dan Ego


Kita bukan hanya antara aku dan kamu, tapi juga tentang waktu dan jarak. 

Kita adalah satu perjalanan, entah itu berapa lama kita harus terpisah oleh ribuan kilometer jarak dan entah kapan kita akan menyatu. 

Kita adalah sebuah harapan untuk mengendalikan waktu. 
Waktu yang selalu diam membisu saat kita saling bertanya-tanya kapan kita akan bertemu, lalu kemudian kapan kita akan menyatu dan takan terpisahkan lagi oleh jarak. 
Waktu yang berdentang lebih lambat karena merindukan. 
Waktu yang ingin sekali aku hentikan saat kita sudah bersama, dan tak ingin waktu kembali berputar tuk memisahkan kita. 

Kita adalah rindu itu sendiri .. 
Rindu yang semakin menumpuk dan semua rindu itu, kitalah yang menciptakannya. 
Kita adalah anugerah dari Sang Pencipta dan kerinduan adalah keistimewaan kita untuk saling menyapa, saling memeluk saat kita merindukan, rindu yang selalu punya tempat untuk bermuara. 

Semua itu adalah tentang kita! 

dan kau wahai lelaki yang selalu merajai hati dan pikiranku, aku merindukanmu karena aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu. 

Kita .. aku ingin kita. 
Kita yang selalu saling menyayangi ..
dan kita yang akan saling melabuhkan cinta. 


Ah .. tiba-tiba aku termenung. 
Aku mulai memikirkan ini dan itu. 
Oh bukan .. bukan memikirkan tentang cinta kita. Aku tidak pernah meragukan cintaku padamu, jangan ragukan itu. Hanya saja aku mulai menjadi sosok yang paranoid. Ya semua itu adalah alasan aku takut kehilangan cintamu dan dirimu, melihat jarak kita yang sudah berjauhan begitu juga dengan kita yang sudah tak saling menyapa seperti biasanya. Kita menjadi sosok yang saling mendiamkan. Mungkin kita saling merindukan sehingga saling menanyakan dan memberi kabar hanya saja kita dibatasi oleh sebuah tembok besar yang kini semakin tinggi saja, sebut saja "Ego"
Kita tidak saling merenungkan kalau kita berdua sama-sama salah dalam hal ini dan itu. Seharusnya kita lebih saling memahami, saling meminta maaf dan memaafkan, saling memeluk dan memperbaiki kesalahan yang lalu. 
Sekarang kita sudah berbeda .. saling menyapa karena rindu tapi kita terlalu keras untuk melepaskan ego kita. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar