one day, you will know ..

Selasa, 25 Agustus 2015

LET'S GETTING MARRIED (?) - Oh NO! Girls let's thinking before you say YES



Halo readers .. how are you? I'm fine, thank you 
Bahkan jika kamu tidak bertanya tentang kabar writter blog yang sering kamu kunjungi ini. XOXO!
Hey! Long time no see.. long time no talk with you all.
Thank you for keep visiting, thank you for keep reading, thank you for love me (cie.. emang iya?)
Ah sudahlah! Gak penting.. Well hari ini kita bahas tentang MARRIED yoo ~
Saat membaca ini, pastikan untuk memutar lagu-lagu dibawah ini via handphone-mu masing-masing tentunya.
Playlist: 
              Marry me by Bruno Mars 
              Marry your daughter by Brian McKnight 
              Dear future husband by Megan Trainor 

Hm.. Tarik napas! Hembuskan!
Baca dengan hati dan perasaan, gunakan otak juga untuk berpikir agar kita bisa saling terhubung dan you got what I mean ~

***

Menikah..

Siapa yang tidak ingin menikah di dunia ini? Jika ada yang tidak ingin menikah di dunia ini, silahkan angkat kaki dari dunia ini. Just kidding! Maksudku, silahkan angkat kaki dari blog ini.. Jangan membacanya! Karena ketika kamu membacanya, kamu akan mengatakan "Aku ingin menikah."

Menikah ..

Satu kata saja tapi bisa kita perbincangkan banyak hal.

Menikah ..

Aku ingin menikah.
Kamu ingin menikah.
Kita ingin menikah.

Tapi aku ingin menikah dengan seseorang yang tidak hanya aku cintai saja, tapi dia juga mencintaiku. Kami saling mencintai. Aku ingin menikah dengan seseorang seperti itu. Siapapun kamu, pastilah juga ingin menikah orang itu.

Menikah itu sakral. Menikah itu kehidupan baru yang akan dimulai bersama antara dua insan manusia yang saling jatuh cinta dan ingin menghabiskan hari tua bersama.

Menikah itu tidak gampang. Menikah itu butuh pendewasaan sikap dalam membangun rumah tangga dan rasa tanggung jawab dari kedua belah pihak.

Menikah itu bukan hanya kamu dan dia yang sedang mabuk cinta, bukan hanya tentang menyatukan dua insan. Tapi tentang menyatukan kedua keluarga. Keluarga kamu dan keluarga dia. Belum lagi sepupu-sepupu dari keluarga besar, maka semakin bertambah besarlah keluarga kalian. Meskipun keluarga kalian semakin besar, tapi semoga kalian tidak terganggu dengan adanya mereka. Siapa suruh mau menikah? Itu sudah resiko bagi seseorang yang mau menikah dan sudah menikah. Menerima keluarga selain keluarganya sendiri. Jangan hanya menuntut untuk diterima tapi terima juga orang lain. Pokoknya saat sudah menikah, jangan lagi ada kata egois.

Well, ayo kita masuk dalam sesi question and answer.

 Q: Suka lihat dress married?
A: Iya suka banget 

Q: Suka lihat orang married?
A: Mataku sampai berkaca-kaca saking sukanya 

Q: Suka mau married?
A: (pikir) Iya suka. Tapi belum sekarang!

Q: Kenapa?
A: Belum kepikiran married, jadi seorang istri, punya keluarga baru, punya anak dan dipanggil mama.

Q: Lho.. katanya suka..
A: Gak semua orang yang mengatakan suka akan melaksanakannya saat itu juga bukan?

Q:  Ya.. Tapi..
A: (potongku) Gini ya.. menikah memang impianku. Menikah dengan orang yang mencintaiku dan aku mencintainya itu memang impianku. Jadi seorang istri yang baik bagi suamiku juga adalah impianku, punya 2-4 anak juga adalah impianku. TAPI untuk sampai di impian itu.. aku masih butuh proses.

Q: Proses? Maksudmu?
A: Proses yang sudah kususun sejak aku masih disekolah dasar kelas 4 SD.
Proses pertama jadi KAYA, jadi sukses: Sekolah sebanyak yang aku mampu, raih gelar sebanyak-banyaknya, kerja banting tulang ngasilin duit, tabung, sambil kerja sambil buka usaha, bangun apapun yang aku impikan dari kecil sampai saat ini.
Proses kedua buat BANGGA PAPA, buat BANGGA MAMA: Sekolah yang benar, raih cita-cita setinggi mungkin, membuat papa-mama-ade jo bisa memiliki apapun yang mereka suka, jalan keliling dunia. Proses ketiga: jadi wanita yang lebih baik, lebih dewasa dan patut dihargai sebagai seorang wanita bukan karena apa yang kucapai, apa yang kupunya tapi hanya sebagai wanita.

Q: Waw! Tapi apakah kamu tidak takut jika suatu saat kamu sukses dan kamu tidak mendapatkan jodoh atau banyak lelaki takut memilikimu karena kamu lebih sukses dari mereka?
A: LOL! Pertanyaan macam apa itu? Semua orang di dunia ini punya jodoh yang sudah ditentukan masing-masing.
Okay kalau posisinya jodohku takut mendekatiku karena aku melebihinya berarti dia laki-laki terbodoh di dunia. Kenapa? Karena pertama: dia menyia-nyiakan berlian didepannya, kedua: dia mementingkan harga dirinya dengan ego sebagai pria yang harus lebih sukses dari wanita.

LMAO! Zaman semakin maju dan berkembang tapi masih saja ada lelaki begitu? Kalau nemu lelaki begitu, hey ladies tinggalkan! Karena dia gak mau lihat wanitanya lebih darinya, dia hanya akan menanamkan rasa cemburu padamu, dia ingin kau bertekuk lutut padanya. Stupid men!

Hey ladies, kita wanita.. buat beli semua perlengkapan kita sebagai seorang wanita itu M A H A L! Puji Tuhan kalau kamu menemukan lelaki yang kekayaannya tidak akan habis dalam 7 turunan.

Haha tapi kalau aku, wanita yang sedari kecil terkenal ambisius dalam menggapai impianku, aku wanita yang menghabiskan hari-hariku untuk bermimpi dan berusaha menggapai impianku dengan kerja keras.. aku tidak akan sudi hanya mengharapkan uang, harta kekayaan lelaki! Kenapa? Karena laki-laki itu akan besar kepala! Puji Tuhan jika kamu memiliki lelaki yang tidak seperti itu. Tapi bagaimana dengan keluarganya? Apakah keluarganya juga akan menerimamu begitu saja? Hey mari kita lihat segala kemungkinan yang akan terjadi di masa depan.

Hidup memang tidak seperti di film, di drama, di sinetron, tapi hidup itu keras!
Tinjaulah dari sisi ini: Sekalipun suamimu sukses, tetap saja kamu juga harus sukses demi anak-anak masa depanmu dan demi orang tuamu.

Bukankah orang tuamu mengharapkanmu untuk sukses? Ya! Sekalipun kemungkinan buruk tidak terjadi tapi pikirkanlah: Peralatan wanitamu tidak sedikit, tidak murah. Itu M A H A L! Kamu tidak mungkin menggunakan uang suamimu untuk selalu berfoya dan membiarkan suamimu bekerja keras membanting tulang demi kamu dan anak-anak kalian (sekalipun itu tugasnya!).
Kamu tidak mungkin selalu memberikan uang untuk orangtuamu atau keluargamu dari hasil suamimu. Gimana kata keluarga suamimu?

Pikirkanlah dari setiap segi terburuk meskipun itu 1:100. Aku bahkan sudah memikirkan bagaimana kalau aku menikahi pria kaya dan sukses tapi kita tidak akan tahu suatu saat dia akan bangkrut dan aku sama sekali tidak bekerja dan akhirnya kami hidup melarat. Oh Tuhan, bagaimana nasib anak-anakku? Mungkin kamu bisa menertawakannya tapi bagiku orang tuaku nomor satu, adikku nomor dua, anak-anakku nomor tiga. Meskipun aku mencintai suamiku tapi aku akan menomor sekiankan dia dalam kamusku. Karena bagiku 3 nomor itu yang membuatku harus pintar, sukses, kaya, tahu menjadi wanita, berpikir sebagai wanita dewasa, harus bekerja keras demi kebahagiaan mereka tanpa mengandalkan harta suamiku saja meskipun aku akan mendampinginya dan membuat dia menjadi pria sukses dan kaya dan dikagumi banyak orang.

Q: Setelah pria anda sukses dan kaya, apakah anda tidak takut dia akan berpaling dari anda ketika ada wanita muda yang lebih cantik dari anda?
A: Haha apakah kau percaya cinta sejati? Aku pikir ya.. karena aku juga.
Aku mempercayai cinta sejati yang tidak akan pernah berubah meski ditelan waktu. Untuk itu aku hanya akan menikah nanti dengan pria yang ingin menghabiskan sisa hidupnya bersamaku setelah aku menemaninya menggapai kekayaan dan kesuksesan. Jika memang dia berpaling dariku, terserah berarti dia bukan cinta sejatiku. Kembali kenomor hal terpenting dalam hidupku, dia adalah nomor sekian dalam hidupku.

Yihaa..
Selesai interview sama writter master cinta! Haha gak.. aku bukan master cinta, hanya saja aku tahu mana yang harus aku dahulukan sebelum mengatakan YA pada seseorang yang melamarku.

Aku harap tulisan ini menginspirasimu .. 

a song closed:

When God made him, 
HE MUST BE THINGKING ABOUT YOU 

So girls .. stay cool saja .. jodoh gak bakalan kemana itu maksudnya jodoh bisa kamu cari sendiri dan menentukkan sendiri, memperjuangkan bersama cinta kalian. Tuhan yang akan menentukan kok..

Untuk lagu closed judulnya: When God made him
Maaf writter lupa nama penyanyinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar