one day, you will know ..

Selasa, 28 Oktober 2014

Kepergian yang Sia-sia


dear kamu 
 
Sudah setahun aku dan kau bukan lagi kita
Sudah setahun ini kita berpisah 
Tak ada lagi kata sayang, 
Tak ada lagi kata rindu.
Kita benar-benar sudah berakhir! 
Kau pergi 

Namun kekasih, 
Kepergianmu masih meninggalkan bekas dihati 
Luka dan duka datang disela-sela bahagiaku 
Saling bergantian membuatku dirasuki kalbu rindu 
Sakit .. 
Kepergianmu meninggalkan jejak luka yang tak bertepi 
Kepergianmu meninggalkan duka yang dalam dan tak terselami 

Aku duduk sendiri, berusaha menguatkan hatiku 
Aku tahu aku cukup tegar untuk melewatinya 
Dalam kesendirian, aku menangis 
Bahkan saat ku di keramaian, aku masih menahan tangis 
 
Jarum jam yang berdetik seakan berhenti 
Getar suara hatiku yang menahan sakit berteriak "Aku terluka" 
Cinta yang bagiku ia adalah segala-galanya, 
Cinta itu pula yang berbalik menusukku dengan belati tepat di jantungku 
Aku hampir mati karena cintaku kepadamu 
 
Namun kekasih, 
Meski ada luka dihatiku 
Juga ada duka yang dalam 
Bahkan aku menangis berulang kali karena sakitnya 
Meskipun aku hampir mati karenanya, 
Kau tahu, cinta ini masih untukmu. 

Sia-sia saja jika kamu memberi luka sedalam apapun, mulutku bisa mengatakan aku membencimu tapi diriku tidak pernah bisa membohongi hatiku 

Sia-sia saja!
Luka yang kau beri tak bisa menghapus rasa sayangku yang masih tertata untukmu 
Bekas airmata yang pernah mengalir dan selalu mengalir untukmu, tak bisa menghapus jejak kenangan yang pernah terukir antara kita 
Duka yang dalam takan bisa menghilangkan ingatan tentangmu 

Sia-sia saja .. 
Kepergianmu takan bisa membuat dirimu bukan lagi pemilik hatiku 
Kau masih dan seterusnya mungkin masih menjadi pemilik hatiku 
 
Untuk saat ini aku belum bisa melepaskan hatiku dari cintaku kepadamu. 
Untuk saat ini ia masih mencintaimu. 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar