Aku mulai gerah dengan rasa ini ..
Aku mulai lelah dengan rasa ini ..
Ada rasa jenuh saat aku banyak terpaku dengan pikiran ini dan itu,
tepatnya semua tentang kamu,
kita ..
ya kita !
Ah .. bagaimanapun aku berpikir,
Ah .. bagaimanapun aku berpikir,
ini sungguh menyakitiku.
Hanya aku yang menunggu ..
menunggu kamu memberi kabar,
menunggu kamu menyapa,
menunggu kamu menelpon,
tepatnya aku lebih menunggu kalimat yang keluar sendiri dari mulutmu
"Sayang, maafkan aku. Aku tahu aku sudah salah." dan bla-bla-bla ..
Terserahlah selanjutnya kamu mau bilang apa, yang penting kamu sudah bilang kalau kamu minta maaf dan kamu tahu kamu salah, ya sudah .. cukup sampai situ, aku gak bakalan ribetin kamu dengan sederetan pertanyaan yang harus kamu jawab dan terasa seperti menyudutkan dirimu.
Penantianku itu ternyata sia-sia saja ..
Aku mulai lelah ..
Aku mulai menyadari akan satu hal ..
Kamu tidak mencintaiku setulus cintaku padamu ..
Baiklah ..
Anggap saja aku tidak pernah menunggu kata-kata seperti itu. Aku baik-baik saja dan kamu tidak pernah ada salah padaku. Aku yang salah.
Anggap saja aku tidak pernah menunggu kata-kata seperti itu. Aku baik-baik saja dan kamu tidak pernah ada salah padaku. Aku yang salah.
Ya aku yang salah telah banyak mengomel, telah banyak bermanja padamu, telah banyak bergantung padamu, telah banyak berkorban padamu, telah banyak mencintaimu, telah banyak setia padamu, dan sederetan "telah banyak" yang kulakukan ..
Anggap saja aku tidak pernah merengek meminta waktumu sebentar untuk membicarakan keluh kesah kita agar hubungan yang kita jalani semakin baik.
Anggap saja aku tidak pernah mencoba dewasa!
Oke anggap saja seperti itu.
Jelas-sejelas-jelasnya ..
Jelas-sejelas-jelasnya ..
bukan cuma kamu yang lelah telah dipusingkan dengan kericuhan kita.
Kamu saja yang tak pernah mau memahamiku, memahami apa yang kuinginkan darimu.
Bukan mau menuntut tapi itu pantas bila kamu sadari mengapa aku begitu dan begini karena kamu.
Ah mengatakannya pun kamu selalu merasa semua baik-baik saja.
Jadi buat apa lagi aku harus terus menyiksa diriku, hatiku dan pikiranku ..
Cukup dan cukup sudah, aku mulai jenuh.
Aku mulai berpikir untuk meninggalkan semua,
Ah mengatakannya pun kamu selalu merasa semua baik-baik saja.
Jadi buat apa lagi aku harus terus menyiksa diriku, hatiku dan pikiranku ..
Cukup dan cukup sudah, aku mulai jenuh.
Aku mulai berpikir untuk meninggalkan semua,
meski aku tahu hidupku akan kesepian karena telah terbiasa hidup denganmu,
meski hidupku takan bisa kembali seperti aku yang dulu jauh sebelum mengenalmu.
Aku mulai menyiapkan hatiku untuk mampu menerima segala yang terjadi padaku.
Apapun itu, terima kasih :')
Apapun itu, terima kasih :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar