one day, you will know ..

Kamis, 26 Desember 2013

Masih Padanya


Aku pernah mencintai .. 
Mencintai tiada henti, 
Mencintai tanpa batas, 
Mencintai tanpa  ada kata akhir ..
Bahkan sampai kini, aku masih mencintai dengan arah dan tujuan yang sama !

Dalam hati tak pernah sanggup mencintai orang lain, 
Dalam hati tak pernah ingin menduakannya, 
mengisi posisinya dihati dengan seseorang yang lain. 
Didalam hati hanya terukir namanya .. 
 
Kesetian yang kudirikan dalam hati hanya untuknya, 
takan pernah ada yang mampu menyainginya !
Tulus cinta yang kuberikan, 
sampai detik ini kurasa takan ada yang mampu menyainginya !
Sekalipun perih dihatiku sudah melebihi kuatku, 
tapi aku masih ingin menyimpan cinta, hati dan jiwaku untuknya ..

Telah kucoba menggantinya dengan yang lain karena luka dihatiku, 
tetap saja cintaku jauh lebih hebat dari sakitku.

Meski aku harus berpura-pura kuat dan bisa tanpanya, 
Meski aku harus bilang kepada semua orang "Aku baik-baik saja."
Meskipun harus begitu, 
Aku masih ingin mencintai satu nama dihatiku, 

Mungkin sekarang aku pergi, 
Pergi hanya untuk menenangkan hati dan pikiranku, 
Pergi untuk belajar dewasa sendiri,
tanpa menyusahkannya, 
Belajar tidak menganggnya,
tanpa mengusik hidupnya .. 
 
Aku pergi tapi tidak dengan hatiku ! 
Hatiku masih sama .. 
Meski semuanya berubah, 
gaya rambutku, 
postur badanku, 
gaya hidupku, 
dandananku, 
berbagai hal yang berubah disekitarku, 
atau mungkin dia juga telah berubah .. 
Meski begitu, hatiku ini masih sama hanya untuknya !
 
Hati yang masih merindukannya, 
Hati yang berharap dia kan datang memelukku lagi, 
mengulang semua kisah kita, 
mencintaiku seperti kita yang dulu, 
dan menjadikanku prioritas didalam hidupnya seperti dulu lagi.
Hati yang mengingat semua janji dan cinta, 
Hati yang tahu aku terluka dengan sikapnya,
Lalu hati yang masih menunggui satu lelaki, 
dan hati yang masih mencintainya .. 


                                                                sweetheart, 
                                                                                   Eva Maria

Minggu, 22 Desember 2013

Mungkin Memang Kusesali Pernah tak Hiraukan Rasamu Dulu

Ini tulisan kuketik disini saat mendengar sepenggal kalimat dilagunya Maudy Ayunda - Cinta Datang Terlambat

"Mungkin memang kusesali pernah tak hiraukan rasamu dulu"
          ~ cinta datang terlambat ~


Aku pernah mencintai dengan setulus hatiku,

Aku pernah menutup pintu hatiku pada setiap pria yang mendekatiku membawa hatinya kepadaku,
karena cintaku begitu tulus. 

Aku setiakan dia yang kucinta selama bertahun-tahun aku bersamanya, 
memikirkan tuk menduakannya pun tak pernah terlintas dalam otakku. 

Aku pernah mengabdikan cinta, hati dan diriku hanya pada satu lelaki dalam hidupku, dia lelaki yang kucinta yang akhirnya meninggalkanku. 

dan aku pernah tak mempedulikan dia yang bahkan ada saat aku menangis karena cintaku terluka. 

Saat cinta itu meninggalkanku, 
Saat kehidupanku berubah, 
Saat aku tak lagi aku yang dulu, 
Saat cinta mencampakkanku begitu saja keluar dari hidupnya, 
Aku mulai gelisah .. 
Gelisah bukan karena cinta itu meninggalkanku, 
tapi karena dia yang tak pernah kulihat hatinya, 
dia yang tak pernah kuhiraukan rasanya padaku, 
dan dia yang sebenarnya adalah tungku hati dan jiwaku, yang selalu menjadi penyemangatku ketika aku rapuh, 
yang selalu menjadi pelindungku saat semua mencibirku dibelakang, 
yang selalu mampu membuatku tersenyum, 
dan dia yang akhirnya aku kecewakan karena hatiku tak pernah bisa berpihak padanya, 
telah pergi, telah meninggalkanku .. 

Adakah penyesalan dihatiku? Ya, ada .. 
Aku sering bertanya "Kenapa harus ada penyesalan ini? Seharusnya sejak dulu aku tersadar bahwa dia yang kucinta tak pernah memikirkan perasaanku dan diriku telah menyia-nyiakan diriku, sementara dia yang mencintaiku yang selalu memikirkan perasaan dan diriku telah kusia-siakan."

Semuanya kini berubah .. 
Dia yang kucintai pergi .. 
Dia yang mencintaiku juga pergi .. 

"Mungkin memang kusesali pernah tak hiraukan rasamu dulu." ~ cinta datang terlambat ~
Menyesal itu sudah pasti ! 
Penyesalan yang selalu datang terlambat .. 

Kini aku sangat merindunya .. 
Merindukan hadirnya lagi tuk ada saat aku rapuh seperti ini. 

Kepada dia yang tak pernah kuhiraukan rasanya .. 

"Mungkin memang kusesali pernah tak hiraukan rasamu dulu." ~ cinta datang terlambat ~

Sepenggal lirik itu untukmu !

Sabtu, 21 Desember 2013

Mama itu Kado Sepanjang Usiaku

 
 
Hari ini aku jatuh cinta .. 
Jatuh cinta tuk kesekian kali pada seorang wanita cantik dan lembut hatinya,
Jatuh cinta pada wanita yang kusebut "Mama"

Hari ini adalah hari ibu, 
dan hari ini membuat aku kembali merenung tentang sepanjang perjalanan hidupku.

Wanita cantik dan lembut hatinya itu, 
dialah yang mengandungku selama 9 bulan, 
dialah yang melahirkanku dengan sekuat tenaganya, 
dialah yang membesarkanku dengan kasih sayangnya, 
dialah yang mendidikku tuk jadi seseorang yang berguna. 
Aku bersyukur atas kehadirannya sebagai kado terindah sepanjang usiaku. 

Wanita yang kusebut "Mama", 
dialah yang tak pernah kehabisan kasih sayangnya, 
meski terkadang aku nakal atau bertindak semberono atau bodoh, 
meski dia memarahiku, 
Aku tahu dia tetap menyayangiku .. 
Dia memarahiku bukan karena dia membenciku, 
tapi dia ingin aku jadi seseorang yang berguna dan berarti bagi diriku dan mereka disekitarku, juga bangsaku. 
Aku bersyukur atas kehadirannya tetap setia menemaniku sebagai kado terhebat sepanjang usiaku.

Wanita yang kusebut "Mama" adalah wanita yang tak pernah mengeluh, 
tak mengeluh telah mempunyai anak sepertiku.

Wanita yang tidak hanya cantik, dan lembut hatinya tapi kuat dan tegar, 
dialah wanita yang mengajariku betapa kerasnya hidup ini 
dan tetap memberiku pundaknya tuk bersandar, lalu menceritakan segala penatku. 
dialah wanita yang memberiku pelukan saat aku menangis, 
dialah wanita yang memberiku kecupan didahiku saat aku rapuh, 
dialah penyemangat hidupku ! 
bila tak ada dia .. entah hidupku seperti apa nantinya. 

Aku bersyukur pada Tuhan atas kado sepanjang usiaku, karena telah memberiku seorang malaikat wanita tak bersayap tuk selalu menopangku kemana aku harus melangkahkan kakiku.

Terima kasih kado sepanjang usiaku .. 

Maaf bila aku terkadang mengecewakanmu, 
membuat hatimu terluka, baik yang disengajakan maupun tak disengajakan. 

Terima kasih "Mama" 
 
*Untuk semua mama .. tersenyum dan banggalah karena semua mama adalah wanita-wanita cantik yang ditakdirkan Tuhan sebagai kado terspesial bagi anak-anaknya. Selamat Hari Ibu 22 Desember 2013 
 
 

Rabu, 18 Desember 2013

Aku atau Temanmu!


"Aku mulai tak suka ketika kau mulai acuhkan diriku. 
Apakah kau masih menganggap diriku sebagai kekasihmu? 
Seringkali kau lupakanku saat bersama teman-temanmu. 
Pilih aku atau teman-temanmu? 
dan ku kan pergi tinggalkanmu. 
Sungguh aku tak suka bila kamu tak perhatian padaku.
Apakah kau masih menganggap diriku sebagai kekasihmu? 
Seringkali kau lupakanku saat bersama teman-temanmu. 
Pilih aku atau teman-temanmu? 
dan ku kan pergi tinggalkanmu." 

                             ~ Aku atau Temanmu voc. Maudy Ayunda~


Lirik yang bagus kan?
Aku yang mendengarnya jadi "Wah" gitu saja !
Kata-kata didalam setiap liriknya #paskenadihati , iya gak? Pasti iya .. 

Bisa ditebak deh, 7 dari 10 wanita akan memilih menjawab iya daripada tidak. Karena liriknya pas banget sama perasaan yang sering dialami wanita-wanita dimanapun. Pasti yang jawabnya tidak mungkin karena sedang berbohong, atau malu kalau akuin pacarnya gak kayak gitu, atau mungkin saja benar-benar pacarnya tidak seperti itu.
Tapi gini ya, 7 dari 10 wanita sering merasakan hal itu.
Etz .. kita bukan bahas soal lirik lagu ini ya .. bukan! Pokoknya lirik ini bagus banget tapi bukan berarti tulisanku kali ini ngebahas lirik lagu ini bagus atau gak.Kita akan ngebahas soal hubungan asmara. 
Nah aku juga sempat bingung nih mau postingan tulisan ini dengan judul apaan. Mungkin dengan judul dari lagunya saja kali ya .. ah sudahlah, cukup. Oke kita kembali ke inti tulisan ini. 

Hei bagi kamu pria-pria yang membaca postinganku ini, simak baik-baik ya .. sorry kalau misalkan aku ada salah ngomong disini.

Hei kalian para pria gagah .. 
Kalian sering gak tahu kan gimana susahnya jadi wanita? (Yah sebenarnya jadi pria juga susah sih..) Tapi coba kalian pikir baik-baik, kalian para pria diciptakan dengan otak kiri lebih besar dibanding kanan. Karena itu kalian lebih banyak menggunakan logika ketimbang perasaan kalian yang dikontrol otak kanan. Nah wanita itu kebalikan dari kalian .. Karena itu, aku katakan lebih susah loh jadi wanita. Apapun itu selalu gunakan perasaannya.
Beberapa postinganku yang lalu sepertinya pernah menerangkan tentang bagaimana sih wanita itu .. ya secara garis besarnya sih udah.

Pria terkadang berpikir wanita itu manja layaknya seorang anak kecil yang merengek-rengek minta dibeliin mainan, saat pria misalkan sedang bersama teman-temannya, contoh sederhana bermain game sampai lupa waktu. Lupa waktu disini maksudnya itu lupa ngabarin, lupa perhatian, kalau disms/ditelponin dikit sama wanitanya malah marah-marah/malah kasarin wanitanya, ujung-ujungnya wanita ada yang nangis, tapi ada juga yang gak bisa menahan emosinya dan langsung terjadilah pertengkaran dalam hubungan. 

Sebenarnya pertengkaran itu biasa .. 
Mungkin bisa saling menguatkan hubungan, 
Mungkin bisa lebih saling memahami "Oh wanitanya mau gini," atau "Oh prianya mau gini"
Dan masih banyak lagi .. 

Sebenarnya wajar-wajar saja pria menghabiskan waktu juga bersama teman-temannya. Toh wanita juga terkadang gitu kok. 
Masalahnya gini, kadang pria itu egois .. kalau sudah menghabiskan waktu bersama teman-temannya ya gini "Ah sudahlah.. nanti sajalah ngabarinnya. Toh gak apa-apa, pasti dia ngerti."
Nah itu yang salah .. kadang ada wanita mengerti, kadang ada yang mengerti tapi bila terlalu berlebihan akan tidak mengerti dan malah marah-marah, kadang ada yang tidak mengerti. 
Disini kesalahannya itu, pria acuh! Ya acuh tidak memberikan kabar, acuh bahwa komunikasi itu tidak begitu penting, acuh bahwa semuanya itu segampang membalikkan telapak tangan, semuanya bisa baik-baik saja. Memang bisa .. tapi kalau terus-terusan, wah .. hati manusia itu bukan terbuat dari baja loh .. Inget itu! Setidaknya yang wanita mau itu ngabarin, kamu ada disampingnya meski gak terus-terusan yang penting kamu jelasin baik-baik ke wanitamu. Pasti ngerti kok. Salahnya kamu kalau gak ngejelasin, yah siap-siap saja lama-lama si wanita juga akan bosan dan bisa marah atau bahkan bisa pergi meninggalkanmu. 



Sabtu, 14 Desember 2013

Kejenuhanku untuk Menunggumu

 
Aku mulai gerah dengan rasa ini .. 

Aku mulai lelah dengan rasa ini .. 

Ada rasa jenuh saat aku banyak terpaku dengan pikiran ini dan itu, 
tepatnya semua tentang kamu, 
kita .. 
ya kita !

Ah .. bagaimanapun aku berpikir,
ini sungguh menyakitiku. 

Hanya aku yang menunggu .. 
menunggu kamu memberi kabar, 
menunggu kamu menyapa, 
menunggu kamu menelpon, 
 tepatnya aku lebih menunggu kalimat yang keluar sendiri dari mulutmu 
"Sayang, maafkan aku. Aku tahu aku sudah salah."  dan bla-bla-bla .. 
 
Terserahlah selanjutnya kamu mau bilang apa, yang penting kamu sudah bilang kalau kamu minta maaf dan kamu tahu kamu salah, ya sudah .. cukup sampai situ, aku gak bakalan ribetin kamu dengan sederetan pertanyaan yang harus kamu jawab dan terasa seperti menyudutkan  dirimu. 

Penantianku itu ternyata sia-sia saja .. 

Aku mulai lelah .. 
Aku mulai menyadari akan satu hal .. 

Kamu tidak mencintaiku setulus cintaku padamu .. 

Baiklah ..
Anggap saja aku tidak pernah menunggu kata-kata seperti itu. Aku baik-baik saja dan kamu tidak pernah ada salah padaku. Aku yang salah.
 
Ya aku yang salah telah banyak mengomel, telah banyak bermanja padamu, telah banyak bergantung padamu, telah banyak berkorban padamu, telah banyak mencintaimu, telah banyak setia padamu, dan sederetan "telah banyak" yang kulakukan .. 
 
Anggap saja aku tidak pernah merengek meminta waktumu sebentar untuk membicarakan keluh kesah kita agar hubungan yang kita jalani semakin baik.
 
Anggap saja aku tidak pernah mencoba dewasa!
 
Oke anggap saja seperti itu.

Jelas-sejelas-jelasnya .. 
bukan cuma kamu yang lelah telah dipusingkan dengan kericuhan kita. 
Kamu saja yang tak pernah mau memahamiku, memahami apa yang kuinginkan darimu. 
Bukan mau menuntut tapi itu pantas bila kamu sadari mengapa aku begitu dan begini karena kamu.

Ah mengatakannya pun kamu selalu merasa semua baik-baik saja.

Jadi buat apa lagi aku harus terus menyiksa diriku, hatiku dan pikiranku ..
Cukup dan cukup sudah, aku mulai jenuh.

Aku mulai berpikir untuk meninggalkan semua, 
meski aku tahu hidupku akan kesepian karena telah terbiasa hidup denganmu, 
meski hidupku takan bisa kembali seperti aku yang dulu jauh sebelum mengenalmu. 
Aku mulai menyiapkan hatiku untuk mampu menerima segala yang terjadi padaku.
Apapun itu, terima kasih :') 

Rabu, 11 Desember 2013

Untuk Kamu Lelaki Masa Depanku (part II)

untuk kamu lelaki masa depanku,
Entah siapa dirimu .. 
aku tahu kamu adalah dia yang diutus Tuhanku, 
hanya untukku dan hanya milikku. 
Aku tahu engkaulah kamuku ! 
yang mencintaiku tidak hanya kelebihanku tapi kekuranganku.

Akan kupastikan saat kujadi wanitamu, 
aku akan jadi wanita paling .. paling .. paling bahagia didunia, 
karena kamu lelaki masa depanku adalah kamu yang membuat wanita-wanita lain mencemburui perlakuanmu kepadaku. 
Kau memperlakukanku layaknya aku seorang ratu, 
Meski aku tak bergaun indah, 
tak bermahkota emas, 
tak bertakhta .. 


Aku tahu kamu adalah dia yang akan mencuri hatiku dan pandanganku, 
hanya untukmu. 


Aku tahu engkaulah kamuku, yang akan selalu menggenggam tanganku dengan bangganya 
dan mengatakan pada sekelilingmu bahwa kamu adalah lelaki paling bahagia didunia telah memiliki wanita sepertiku disampingmu. 


Akan kupastikan perlakuanmu akan kubalas lembut, 
dengan seluruh hati, cinta dan jiwa ragaku .. hanya padamu ! 
Akan kubuat sekelilingmu mengangguk dan mengacungkan jempol padamu, 
karena kamu tak salah memilihku sebagai wanitamu. 


Ah .. aku lupa ..

Jangan pernah lelah denganku ya .. 
Jangan pernah bosan dengan manjaku. 

Jangan pernah letih tuk menuntunku menjadi wanita lebih baik tiap harinya. 
Tegur saja aku bila aku salah, 
marah saja aku bila aku keras kepala. 
Tapi aku harap kamu tidak melepaskan tanganmu dariku. 

Jangan pernah melepaskan pelukanmu dariku dan memilih menjatuhkan pelukanmu pada dia, selain aku. Aku harap iya! 

Aku mencintaimu .. 

Percayalah .. Aku ingin menjadi wanita terbaik bagimu. 
Bisa membahagiakanmu meski hanya dengan hal kecil dan sederhana. 
Tapi tuntunlah aku agar aku tak jatuh dan mulai lupa tuk membahagiakanmu. 

Rabu, 04 Desember 2013

Masih Pantaskah Aku Menunggu?

Aku masih menunggu .. 
tanpa kusadari, 
tanpa kutahu, 
 
ah salah .. 
sejujurnya aku sudah sadar, aku sudah tahu kau telah meninggalkanku. 
Tapi aku masih bertahan, 
aku masih menunggu. 
 
Saat kau tinggalkanku .. 
awalnya kupikir semua akan baik-baik saja. 
Baru kusadari semua, kamu telah membawa hati dan hidupku dan takan pernah kembali. 
 
Aku bertanya pada hatiku, 
masih pantaskah dirimu kutunggui? 
Dari 10 alasan seorang pria tidak cukup baik untuk wanita, 
kamu punya 10 alasan itu. 
 
Aku ingin mengingkari alasan tersebut, 
tapi kupahami melihat tingkah dan sikapmu, 
kumengerti melihat keadaan kita. 
 
Saat kau pergi .. 
tak ada lagi yang tersisa untukku. 
 
Mungkin sudah tak pantas aku menunggumu .. 
Melihat keadaan kita, 
dan kau yang tak pernah peduli bagaimana jika kamu ada diposisiku. 
Mungkin lebih baik aku pergi ..
Mungkin itu akan membuatmu lega dan bisa bersama dengan yang lain seutuhnya. 
 
 

Minggu, 01 Desember 2013

Biarlah Luka ini ..

Aku membisu seolah sembilu .. 
Kudengar kata-kata mereka, 
tentang kamu .. tentang kita yang dulu. 

Kenangan ini menyayat hatiku, 
Kenangan ini menenggelamkanku, 
tuk kesekian dalam kehampaan jauh dihatiku, tanpa kamu. 
 
Aku berusaha berjalan mengikuti .. 
tanpa tahu jalan mana yang harus kulalui. 
 
Aku terus mencari .. 
tanpa sadar aku telah kehilangan. 
 
Aku masih menunggu .. 
tanpa tahu kamu telah meninggalkanku. 
Kau beri ku perih. 
 
Aku terdiam dan pasrah .. 
Merenungi waktu yang panjang bersamamu. 
Tapi semua itu tak kutemui cahaya, 
tempat dimana kamu akan datang dan memelukku lagi. 
 
Kupinta kau  temani ku hingga akhir usiaku, 
tapi rupanya kau membenci sikap burukku. 
Kau mungkin saja lelah denganku ..

Lihatlah ku disini .. 
Meski kau beriku luka, aku masih setia dan menunggumu .. 
Aku masih berusaha tak menghilangkan satupun memori tentang kita dari otakku. 
Aku takut semua ini akan kutinggalkan mudah saja seperti caramu. 
Aku tahu ini tak baik masih mengharapkan hatimu hanya padaku. 
Tapi biarlah aku terluka. 
Biarlah luka ini menjadi pengujiku, 
Menuntunku semakin dewasa memahamimu. 
Biarlah luka ini kusimpan sendiri .. 
Biarkanlah aku terjebak dalam kehampaan ini .. 

Aku termenung dalam renung, kudengar bisik-bisik mereka ..
"Betapa bodohnya kamu masih megharapkan dia yang jelas meninggalkanmu."

Sebenarnya aku pun ingin lari meninggalkan semua kenangan tentangmu, tentang kita. 
Tapi hatiku selalu berpihak padamu
dan pada akhirnya kamulah lelaki yang kurindukan dalam sedih dan tawaku. 
Aku pun ingin terbang jauh dan takan mengingatmu lagi. 
Tapi aku telah terjebak dalam cintaku kepadamu. 
Biarlah luka ini kusimpan sendiri. 
Biarlah aku terjebak dalam cintaku padamu.