Galau?
Siapa yang berani menyatakan bahwa dia gak pernah mengalami fase seperti ini? Gue tantang lo! Berani?
Untuk yang mengatakan dia pernah mengalaminya, gue salut sama lo guys. Big hug and sweet kiss from here, yeah..
Untuk yang mengatakan dia gak pernah mengalami kata yang paling ampuh mematahkan hati sekuat baja, dan melewati fase yang disebut "Galau" itu, gue cuma bisa tertawa. Dalam hati gue punya banyak pertanyaan yang diawali dengan kata "Yakin?"
Yakin lo gak pernah galau kalau duit lo habis lo ngapain selain galau sambil nunggu kiriman duit?
Yakin lo gak pernah galau kalau lo lagi nunggu hasil ujian?
Yakin lo gak pernah galau kalau nunggu sms atau telpon dari seseorang yang lo sayang banget?
Yakin lo gak pernah galau kalau nunggu sms atau telpon dari seseorang yang lo sayang banget?
Yakin lo? blah.. blah.. blah.. Hei galau itu ada macam-macam! Bisa galau kalau pekerjaan, karena duit, karena ujian, karena pacar, karena ini atau itu.. pokoknya apapun yang jauh didalam hati kita sedang mengharapkannya.
Masih yakin lo gak galau? Kalau lo masih gak sadar juga kalau lo pernah melewati fase ini berarti lo perlu periksa ke dokter deh! Plis cepat .. gue takutnya lo sakit jiwa karena gue ngomporin lo *eh! just joke. OK?
Galau adalah satu fase yang gak menutup kemungkinan terjadi di usia remaja sampai dewasa. Tentunya bayi, anak-anak dan lansia dikecualikan! Alasannya karena lo bukan orang yang bodoh saat membaca ini tentu saja lo bisa menjabarkan selanjutnya dong.. Maaf!
Kalau lo tanya ke gue, apakah gue pernah galau? Gue gak akan bohong!
Kalau lo tanya ke gue, apakah gue pernah galau? Gue gak akan bohong!
Ya gue pernah galau tapi itu dulu.
Dulu galau yang sering gue sebut sebagai penyakit itu selalu menghampiri gue dan itu berangsur menjadi bertahun-tahun! LOL! Selama gue pacaran, gue selalu dijerat dengan penyakit galau ini. Fase-fase yang melelahkan dalam hidup gue dan terjadi hampir disetiap hari bahkan mungkin mood gue bisa berubah dari bahagia ke galau hanya dalam beberapa menit. Anyway gue berani jujur hari ini ke kalian karena gue ingin share pengalaman galau gue sampai akhirnya gue menemukan sesuatu yang akhirnya mengembalikan diri gue ke THE REAL gue! The Real Life without ga-to-the-lau!
Galau gue itu cuma ada dua yaitu miris dan tragis!
Miris karena hanya gue yang sangat cinta, gue yang sangat mempedulikan, gue yang sangat mengejar (mungkin kasarnya dikatakan saja seperti itu ya..)
Tragis karena hanya gue yang sering nangis, hanya gue yang sering memikirkan, mungkin juga bisa dibilang gue yang sangat lebih takut kehilangan akhirnya gue hancur sendiri dalam pikiran gue dan perasaan gue dan dia sama sekali gak tahu, dia sama sekali gak menenangkan gue dan bahkan bisa dibilang dia gak ada saaat gue butuh diyakini kalau dia memang milik gue bukan milik bersama mungkin dan entahlah.. *eh! Pokoknya gue sendiri yang tenggelam dalam perasaan yang menghantui dan pikiran yang menghancurkan.
Kalian tahu, gue sering sekali menangis dimalam hari .. gue sering sekali menangis saat hujan turun dan biasanya hujan akan selalu turun saat gue sedang sedih, galau dan menangis (sepertinya hujan memahami). Karena saking gengsinya gue untuk menangis keras, gue selalu memutar lagu dengan keras atau menangis tanpa suara dan itu lebih menyakitkan dari apapun karena tak satupun rasa sesak di dada keluar. Gue juga sering banget galau di timeline entah twitter, facebook, BBM dan bisa jadi di media sosial lainnya yang gue punya *eh!
Lalu kami putus ..
Lalu kami putus ..
Gue memutuskan untuk menutup hati, tak membuka hati ke lelaki. Entah siapapun itu!
Sebagaimana gue yang terkenal cuek dengan lelaki, tak peduli kalau lo punya tampang rupawan seperti apapun, "Kalau lo gak menarik dengan sesuatu .. Mata gue gak akan tertuju lama-lama ke lo!" seperti itulah gue, jadi tentu saja dalam setahun gue menyandang status single dan beberapa lelaki menghampiri gue tapi gue selalu biasa saja dengan hadirnya mereka.
Akhirnya suatu hari, gue mulai lelah untuk menunggu seseorang yang sedang ditunggu datang kembali dengan mengatakan maaf dan menyesal. Haaah.. Dia belum datang juga.
Gue memutuskan untuk mencoba membuka hati dan menerima seorang lelaki. Tapi kenyataannya dia hanya menyandang status sebagai pacar saja, tapi tak bisa menembus tebalnya dinding hati yang gue punya dan tingginya benteng yang gue bangun menutup kabin diruang hati yang kosong itu. Lalu gue memutuskan mengakhiri permainan palsu itu, gue mengakhiri hubungan yang bahkan tak bisa gue lanjut lagi jika gue sendiri gak bisa mencintai seseorang lain/lagi. Hubungan yang hanya dalam hitungan hari dan bahkan gue sama sekali gak respect!
Entah karena gue masih mencintai dan menunggu seseorang yang dulu itu ataukah karena hati gue masih terluka. Siapa yang tahu? Hanya aku dan Tuhan saat itu yang tahu.
Gue melanjutkan hidup gue dengan kesendirian tanpa pacar.
But I am a lucky girl! Gue punya banyak sahabat yang selalu menopang gue dan selalu ada tawa saat bersama mereka. Saat gue bersama mereka, tak ada menit tanpa tertawa kecuali saat kami sedang sibuknya belajar atau saat sedang konsentrasi belajar di kelas.
Ah, I am so blessed too cause I have great parents and lil brother. Mereka menjadi semangat hidup gue! Gue jadi bisa bangkit pelan-pelan dari terpuruknya gue saat itu.
Tanpa keluarga gue dan sahabat-sahabat gue mungkin fibrilasi jantung gue sudah terhenti.
Tanpa keluarga gue dan sahabat-sahabat gue mungkin fibrilasi jantung gue sudah terhenti.
Desember 2014,
Gue mulai bangkit pelan-pelan. Gue mulai menyusun kembali sisa tenaga dan semangat yang gue punya untuk menyusun kembali kepingan-kepingan yang sudah rapuh bahkan hancur. Setidaknya gue berharap walau sedikit saja gue bisa kembali ke gue yang dulu. Bahagia tanpa peduli apapun!
dan ini yang terjadi di hidup gue ..
Seseorang yang gue tunggu sudah setahun lebih sebulan begitu, akhirnya datang.
Gue gak tahu apa maksud dia datang kembali ke hidup gue. Apa untuk minta maaf atau menyesal atau apa. Sejujurnya, gue sangat berharap dia meminta maaf dan menyesal lalu pasti gue akan melupakan semua rasa sakit gue, ini yang ada dihati gue dan ini tulus.
Yeah, ada kata maaf .. tapi tak ada ucapan menyesal. Tapi bagi gue kata maaf yang dia ucap berulang kali hari itu sudah cukup buat gue untuk memaafkan dia karena gue tahu, gue sayang sama dia dan gue gak bisa bohongi hati gue. Kami saling menyapa seperti dulu, saling ngobrol via sms seperti dulu bahkan sempat beradu mulut lagi tapi tak berlangsung lama seperti dulu. Mungkin karena gue yang sudah mulai dewasa seiring beranjak waktu, gue gak terlalu memperberat permasalahan dari kecil ke besar. Gue jadi mulai mengalah, gue jadi mulai menghindari pertengkaran, gue jadi mulai meminta maaf duluan (sebenarnya karena gue gak mau kami berdua seperti kami yang dulu, kekanak-kanakkan!). Kami bahkan sempat hilang kontak beberapa hari atau minggu. Tapi gue mulai dewasa menanggapinya. Gue mulai menangani hati gue sendiri dengan memikirkan hal-hal yang bahagia dan menyenangkan seperti menonton, menghabiskan waktu bersama sahabat, dan deretan hal menyenangkan lainnya. Gue mulai memikirkan hal-hal seperti "Mungkin dia sibuk jadi nanti saja, tunggu saja kabarnya karena toh gue cuma mantan."
Yeah, ada kata maaf .. tapi tak ada ucapan menyesal. Tapi bagi gue kata maaf yang dia ucap berulang kali hari itu sudah cukup buat gue untuk memaafkan dia karena gue tahu, gue sayang sama dia dan gue gak bisa bohongi hati gue. Kami saling menyapa seperti dulu, saling ngobrol via sms seperti dulu bahkan sempat beradu mulut lagi tapi tak berlangsung lama seperti dulu. Mungkin karena gue yang sudah mulai dewasa seiring beranjak waktu, gue gak terlalu memperberat permasalahan dari kecil ke besar. Gue jadi mulai mengalah, gue jadi mulai menghindari pertengkaran, gue jadi mulai meminta maaf duluan (sebenarnya karena gue gak mau kami berdua seperti kami yang dulu, kekanak-kanakkan!). Kami bahkan sempat hilang kontak beberapa hari atau minggu. Tapi gue mulai dewasa menanggapinya. Gue mulai menangani hati gue sendiri dengan memikirkan hal-hal yang bahagia dan menyenangkan seperti menonton, menghabiskan waktu bersama sahabat, dan deretan hal menyenangkan lainnya. Gue mulai memikirkan hal-hal seperti "Mungkin dia sibuk jadi nanti saja, tunggu saja kabarnya karena toh gue cuma mantan."
Gue mulai berubah .. gue menjadi sosok gue yang berbeda dari gue yang dulu.
Kalau gue yang dulu sering marah, sering ngambek, sering manja, sering nangis .. Nah, gue lebih tegar! Gue mulai menanggapi sesuatu yang sebenarnya gue gak bisa atau gue gak suka dengan gak papah! Yaaaah.. karena gue gak mau menjadi sosok gue yang dulu. Gue gak ingin lagi disakiti dengan kata-kata seperti, "Lo membosankan." dan sederetan omongan dari dia atau orang lain yang bergosip dibelakang gue karena gue yang dikenal dengan tingkat kegalauan diatas rata-rata *eh!
Seiring waktu, gue yang berubah menjadi sosok dewasa menjadi gue yang tergila-gila dengan dreamland. Gak bisa juga gue pungkiri yang satu ini karena gue adalah seorang pemimpi. Gue punya banyak mimpi yang gue harus kerja keras untuk mewujudkannya dan mendapatkannya.
Seiring waktu, gue yang berubah menjadi sosok dewasa menjadi gue yang tergila-gila dengan dreamland. Gak bisa juga gue pungkiri yang satu ini karena gue adalah seorang pemimpi. Gue punya banyak mimpi yang gue harus kerja keras untuk mewujudkannya dan mendapatkannya.
Gue tergila-gila dengan para lelaki seksi menurut versi cewek. Siapa yang gak akan terpesona dengan mereka? Lo juga pasti tahu "mereka" yang gue maksud itu siapa. Benar! Para lelaki seksi asal Korea Selatan.
Sebenarnya gue sudah fans sama Korea sejak gue ada di sekolah menengah atas. Tapi karena dulunya gue punya seseorang yang ada dinomor penting setelah keluarga gue, jadi tentu saja para lelaki Korea menjadi tersembunyi.
Gue juga mulai menyenangi apa yang namanya makanan dan menonton. Oh, kalau menonton sebenarnya sudah dari gue kenal makhluk yang namanya telivisi (pokoknya dari kecil dari semasa televisi masih hitam putih gue udah suka nonton). Gue mulai meletakkan makan sebagai salah satu hobi gue setelah menonton, dan disusul menulis, menyanyi dan mendengarkan musik bahkan ada hobi rahasia gue dengan awalan D dan berakhir dengan E, hanya dalam 5 huruf bahasa Inggris *haha! ssstttt... hanya ikut suasana hati gue kok. Gue itu terkenal dengan "Gila" selain "miss galau" soalnya ada saja kegilaan gue dari hal kecil sampai besar dan sering menjadi hal yang selalu lucu atau menjadi hal yang sering menjadi bahan bully dari sahabat-sahabat gue ke gue. Apalagi sahabat gue yang nama pertamanya sama dengan nama tengah gue. Gue sering dibully sama dia!
Gue juga mulai menyenangi apa yang namanya makanan dan menonton. Oh, kalau menonton sebenarnya sudah dari gue kenal makhluk yang namanya telivisi (pokoknya dari kecil dari semasa televisi masih hitam putih gue udah suka nonton). Gue mulai meletakkan makan sebagai salah satu hobi gue setelah menonton, dan disusul menulis, menyanyi dan mendengarkan musik bahkan ada hobi rahasia gue dengan awalan D dan berakhir dengan E, hanya dalam 5 huruf bahasa Inggris *haha! ssstttt... hanya ikut suasana hati gue kok. Gue itu terkenal dengan "Gila" selain "miss galau" soalnya ada saja kegilaan gue dari hal kecil sampai besar dan sering menjadi hal yang selalu lucu atau menjadi hal yang sering menjadi bahan bully dari sahabat-sahabat gue ke gue. Apalagi sahabat gue yang nama pertamanya sama dengan nama tengah gue. Gue sering dibully sama dia!
Gue mulai terbiasa dengan tanpa ada sms dari dia, tanpa ada telepon atau apapaun itu .. Gue mulai terbiasa (toh gue statusnya sama dia masih mantan meski kami sering berkomunikasi seperti layaknya kami yang dulu tapi kan dia gak tembak gue jadi gue juga gak bisa dengan percaya diri ngaku gue pacarnya dong.. *haha! antara gengsi dan malu).
2015
Gue mulai perbanyak tertawa bersama sahabat-sahabat gue dan itu sering sekali kami lakukan saat bersama. Entah mau tertawa sepanjang jalan like a crazy people atau smile like an idiot, ah gue bahagia bersama mereka. Menghabiskan waktu bersama mereka jauh lebih menyenangkan daripada duduk menangis dan menyia-nyiakan hidup gue dan waktu gue! Right?
Gue mulai menomor pentingkan lagi para makhluk seksi asal Korea Selatan itu dalam hidup gue. Gue mulai menyukai mereka, memperdalam cinta gue ke mereka, lebih sering stalking hidup mereka dan segala sesuatu tentang mereka gue baca, nonton dan dengar. Hidup gue jadi lebih sering tertawa, wajah gue lebih sering berseri daripada suram *eh! dan yah.. itulah yang hari ini dikatakan Dekan Fakultas gue saat gue sedang menghadap mengajukan judul skripsi gue.
Gue mulai lebih banyak makan saat stress, marah, kurang konsentrasi atau apapun itu gue mulai sering banyak makan entah ngemil atau makanan padat. Akhirnya badan gue yang dulunya sempat jatuh (kurus, maksudnya begitu) jadi naik dan membuat beberapa pakaian gue mulai sempit *haha!
Gue mulai menomor pentingkan lagi para makhluk seksi asal Korea Selatan itu dalam hidup gue. Gue mulai menyukai mereka, memperdalam cinta gue ke mereka, lebih sering stalking hidup mereka dan segala sesuatu tentang mereka gue baca, nonton dan dengar. Hidup gue jadi lebih sering tertawa, wajah gue lebih sering berseri daripada suram *eh! dan yah.. itulah yang hari ini dikatakan Dekan Fakultas gue saat gue sedang menghadap mengajukan judul skripsi gue.
Gue mulai lebih banyak makan saat stress, marah, kurang konsentrasi atau apapun itu gue mulai sering banyak makan entah ngemil atau makanan padat. Akhirnya badan gue yang dulunya sempat jatuh (kurus, maksudnya begitu) jadi naik dan membuat beberapa pakaian gue mulai sempit *haha!
Gue menjadi lebih cuek sama makluk yang namanya lelaki!
Gue menjadi sosok gue yang sama sekali gak memiliki ketertarikan pada lelaki di dunia nyata *haha dan gue selalu semakin lebih tertarik pada lelaki dreamland gue!
Yang gue pikirkan hanya satu yaitu BAHAGIA ..
Jadi mari katakan selamat tinggal pada fase galau yang meremukkan hati, menghancurkan isi kamar lo dengan banyaknya tissue, dan membuat berat badan lo jatuh.
Mulai sekarang, STOP GALAU! Bangkit dari kejatuhannya lo, senyum dan perbanyak tawa, lakukan banyak hal menyenangkan. Berhentilah menunggu seseorang dan mengejar seseorang. Semakin lo menunggu dia dan mengejarnya, dia tidak akan kembali. Biasakanlah untuk biasa-biasa saja. Toh yang lo tunggu dan lo kejar itu apalagi yang lo galau-in itu bukan berarti dia adalah jodoh yang Tuhan akan berikan untuk lo kan? So be smart! Jangan sia-siakan hidup lo hanya karena seseorang. Gue tahu lo bisa kok! Percuma kan lo galau disini, lo nangis disini, lo sakit disini, lo setia disini tapi disana dia gak! Think again baby. Big hug again yeah..
Nah ini yang gue ingin share ke kalian.
Gue harap lo juga bisa seperti ini guys! Nah ini yang gue ingin share ke kalian.
Hidup lo terlalu indah untuk disia-siakan.
Kiss love,
eva

